Membuat Portfolio

Portfolio memiliki fungsi yang sama seperti post. Fungsi dari portfolio post adalah untuk menampilkan hasil kerja anda dengan beberapa fitur yang telah kami buat untuk itu. Pada dasarnya cara mengisi dan mempublikasikan post portfolio sama dengan post biasa. Walaupun tipenya adalah post, namun portfolio tidak akan bersatu dengan post biasa di blog. Di karenakan post type ini memiliki nama query yang berbeda dengan post biasa.

Mempublikasikan post portfolio hampir sama dengan posting blog post. Hanya ada beberapa fitur tambahan yang hanya akan anda temukan pada post portfolio.

1. Tentukan judul dan isi konten untuk pos portfolio anda

2. Kemudian tentukan kategori untuk pos porfolio anda.

Pada bagian ini memudahkan anda dan juga pengunjung situs agar lebih spesifikasi lagi dalam mencari informasi yang anda sampaikan.


Anda dapat menambahkan kategori anda sendiri. Kategori berfungsi sebagai penyaring yang akan menyaring post anda berdasarkan kategori yang sama nantinya saat anda menggunakan “Filter” di Portfolio grid dan masonry block.

3. Sisipkan gambar fitur

Gambar ini akan muncul kemudian sebagai gambar utama anda di Portfolio Grid dan Masonry Block. Jadi pastikan anda tidak mengosongkannya.

Portfolio pos juga memiliki beberapa fitur tersendiri yang tersedia hanya untuk pos ini. Beberapa pengaturan ini akan berpengaruh pada masing-masing portfolio post yang di tampilkan di blok Page Builder khusus portfolio.

Yang anda lihat di atas adalah contoh gambar dari pengaturan yang akan anda temukan di dalam masing-masing pos portfolio. “Masonry Setting” berguna saat anda memutuskan untuk menampilkan pos-pos portfolio anda ke dalam Masonry Blok.

Wider Item akan membuat gambar anda menjadi lebih lebar dua kali lipat di bandingkan item pos yang lain. Begitupun Taller yang akan membuat gambar pos yang di pilih menjadi lebih tinggi dua kali lipat dari yang lainnya.

Berikutnya adalah “Portfolio Features” yang berisi gallery dan detail untuk pos portfolio anda. Tergantung dari post template mana yang akan anda gunakan, Portfolio Features ini akan tampil sesuai dengan “style” yang ada di tiap template.

4. Single Portfolio, Default Template.

Pada template ini, gallery yang anda buat dalam Portfolio Features akan berubah menjadi slider dan akan menjadi Light Box saat anda men-klik gambar gallery tersebut.

5. Single Portfolio, Portfolio Style 2

Pada template ini, gallery yang anda buat dalam Portfolio Features akan berubah menjadi ter-urai kebawah (sperti pada gambar) dan akan menjadi Light Box saat anda men-klik gambar gallery tersebut.